Sejarah KPI
Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung merupakan prodi baru yang secara resmi berdiri pada tahun 2014 melalui SK pendirian PS No. 1486 tahun 2014 tepatnya pada tanggal 14 Maret 2014. Pada saat itu pula Program Studi KPI Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung resmi melakukan penyelenggaraan pendidikan tinggi yang bertujuan untuk menciptakan tenaga komunikasi yang profesional dalam merespon kebutuhan lembaga-lembaga dan masyarakat terutama dibidang komunikasi dan penyiaran.
Ditinjau dari aspek historis, berdirinya Program Studi KPI Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung tidak terpisah dari terbentuknya Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Lahirnya institusi ini merupakan metamorphosis perubahan bentuk dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung) menjadi IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Secara Yuridis formal perubahan bentuk tersebut berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 30 Tahun 2018 yang selanjutnya diundangundangkan di Kementerian Hukum dan HAM pada tanggal 7 April 2018.
Sepanjang perjalanannya, STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung sudah beberapa kali berganti pucuk pimpinan (Ketua). STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung pertama kali dipimpin oleh Drs. Janawi, M.Ag yang ditunjuk menjadi Pejabat Sementara (Pjs.). Selanjutnya, berdasarkan hasil pemilihan, Drs. Buswatin Abdullah di-mandatkan memimpin STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung untuk Periode 2005 – 2009. Dalam perjalanannya, pada bulan Juni 2007, Drs. Buswatin Abdullah meninggal dunia akibat sakit, jabatan ketua digantikan oleh Drs. Zulkifli, MA sebagai pengganti sementara. Sesuai dengan tugasnya selaku Pgs., meskipun sempat tertunda beberapa lama, proses penjaringan dan pemilihan ketua definitif berlangsung sejak akhir 2009. Setelah melalui proses panjang dan “mene-gangkan”, terpilihlah Prof. Dr. H. Imam Malik, M.Ag sebagai ketua definitif periode 2010 – 2014, namun di tengah perjalanan (tahun 2013), dibebastugaskan dari jabatan ketua oleh Menteri Agama dan digantikan oleh Dr. Zayadi, M.Ag. Selanjutnya, Dr. Zayadi, M.Ag selaku pejabat pengganti sementara (Pgs.) kemudian terpilih menjadi calon Ketua STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung definitif untuk periode 2014 - 2018 setelah berakhirnya periode jabatan ketua definit sebelumnya. Meskipun demikian, hingga saat ini, hasil pemilihan yang dilaporkan ke Pusat tersebut belum ditindaklanjuti sehingga pucuk pimpinan STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung masih dipegang oleh Pgs. Ketua. Setelah Ketua Definitif (Dr. Zayadi, M.Ag) dilantik menjadi Ketua STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung pada tahun 2014, ide-ide perubahan bentuk mulai dilakukan. Akhir dari proses perjuangan tersebut, terbitlah Perpres Nomor 30 Tahun 2018 tentang Perubahan bentuk STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menjadi IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Dalam runtutan sejarah tersebut akhirnya ikut merubah kelembagaan Jurusan Dakwah STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menjadi Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, yang dikukuhkan oleh Rektor IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung melalui pelantikan Dr. Zaprulkhan, M.SI menjadi Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, berdasarkan Surat Keputusan Rektor (SK) Nomor: 439/In.40/Kp.07.6/06/03/2019 tanggal 15 Maret 2019.
Berdasarkan transformasi kelembagaan itulah Prodi KPI IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung terus berupaya untuk menjaga eksistensi kelembagaannya. Sejak berdirinya program studi KPI IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung selalu mengadakan pembenahan-pembenahan dalam berbagai bidang, baik di bidang peningkatan mutu dosen, karyawan, bidang sarana dan prasarana seperti: Fasilitas ruang perkuliahan, perkantoran, perpustakaan, laboratorium, serta sarana pembinaan kemahasiswaan. Sedangkan dalam bidang kurikulum, evaluasi kinerja dosen, serta pendalaman dan pemantapan kemampuan mahasiswa sesuai dengan kompetensinya dalam laboratorium dan kerjasama-kerjasama untuk peningkatan dan pengembangan prodi KPI, penambahan bahan pustaka, serta meningkatkan kegiatan mahasiswa baik ko-kurikuler, intra-kurikuler maupun ekstra-kurikuler.